Kapusbintal TNI Brigjen TNI Chandra Adibrata memberikan pembekalan kepada para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 2026 bertempat di Pusbintal TNI Gedung B3 Lantai 8 Ruang Pinaka Baladika Utama, Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, pada Selasa tanggal 7 April 2026.

Kapusbintal TNI mengatakan bahwa PPIH khususnya dari TNI merupakan garda terdepan dalam pelayanan dan perlindungan jamaah haji (Linjam), tugas yang diemban tidaklah ringan dan menjadi petugas PPIH bukan untuk nebeng haji, akan tetapi untuk melayani tamu Allah. Petugas dipilih dari banyak pendaftar. Tahun ini, pemerintah menekankan pentingnya pelayanan yang cepat, ramah, dan solutif kepada jamaah haji kita, terutama lansia karena membutuhkan kehadiran petugas yang sabar, disiplin dan kompak.

Lebih lanjut Kapusbintal TNI menekankan bahwa petugas PPIH 2026 adalah wajah Indonesia khususnya TNI di Arab Saudi. Oleh karena itu harus Proaktif. Jangan menunggu laporan jamaah, akan tetapi harus menjemput bola. Apalagi jika ada jamaah lansia atau yang sakit, tugas PPIH adalah pelayan jamaah (khadimul hujjaj). Kesuksesan haji bukan diukur dari berapa kali thawaf, tapi berapa banyak jamaah yang terbantu ibadahnya oleh petugas haji. Satu kunci keberhasilan adalah disiplin, arahan dari Kementrian Haji dan Umroh menegaskan, petugas yang tidak disipin akan langsung di evaluasi. Jadikan ini peringatan untuk bekerja secara maksimal. Jaga kesehatan, jaga kekompakan tim dan utamakan keselamatan jamaah di atas kepentingan pribadi. Lebih lanjut Kapusbintal TNI berpesan, jaga dedikasi luruskan niat untu melayani jamaah dengan hati, jaga kesehatan karena puncak ibadah haji membutuhkan fisik yang prima dan jaga kekompakan jadilah tim yang solid dan hindari indisipliner