{"id":998,"date":"2025-02-27T04:04:16","date_gmt":"2025-02-27T04:04:16","guid":{"rendered":"https:\/\/pusbintal-tni.mil.id\/?page_id=998"},"modified":"2025-02-28T06:27:41","modified_gmt":"2025-02-28T06:27:41","slug":"sejarah-berdirinya-pusbintal-tni","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/pusbintal-tni.mil.id\/?page_id=998","title":{"rendered":"Sejarah Berdirinya"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pusat Pembinaan Mental TNI (<strong>Pusbintal TNI<\/strong>) sejak awal berdirinya berdasarkan Surat Keputusan Men\/Pangab Nomor Kep-319\/4 Tahun 1966 tanggal 19 April 1966, dibentuklah Lembaga Pembinaan Mental dan Tradisi TNI AD disingkat <strong>Lembinmentra TNI AD<\/strong>, dikepalai oleh Mayor Jenderal Dr. Soedjono yang berkedudukan di Jl. Medan Merdeka Barat No.11 Jakarta. <\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"401\" height=\"440\" src=\"https:\/\/pusbintal-tni.mil.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/soejono.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1015\" style=\"width:247px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/pusbintal-tni.mil.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/soejono.png 401w, https:\/\/pusbintal-tni.mil.id\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/soejono-273x300.png 273w\" sizes=\"auto, (max-width: 401px) 100vw, 401px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p class=\"has-text-align-center wp-block-paragraph\"><strong>Mayor Jenderal Dr. Soedjono<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, dalam perjalanannya diterbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 132 Tahun 1967 tanggal 24 Agustus 1967, tentang perubahan pokok-pokok organisasi dibentuklah Pusat Pemeliharaan Rohani ABRI, disingkat <strong>Pusroh ABRI<\/strong> yang kemudian berubah namanya menjadi Pusbintal ABRI didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 1969 tanggal 4 Oktober 1969, tentang Penyempurnaan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 132 Tahun 1967 yaitu penyebutan Komando-komando\/Lembaga-lembaga, Pelaksanaan\/Pembinaan Utama Hankam\/ABRI.&nbsp; Salah satunya Kapusbintal ABRI pertama kali dijabat oleh Mayor Jenderal Dr. Soedjono terhitung mulai tanggal 26 Januari 1970 yang berkedudukan di Jl. Medan Merdeka Barat No.11 Jakarta. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian pada tahun 1974, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1974 tanggal 18 Februari 1974 tentang Penyempurnaan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 1969, penyebutan Badan Pelaksana Pusat diganti menjadi Pelaksana Pusat (<strong>LAKPUS<\/strong>) dan Pusbintal ABRI diganti menjadi Lembaga Pembinaan Mental ABRI disingkat <strong>Lembinmental ABRI<\/strong>. Lingkup tugas Lembinmental ABRI menyelenggarakan pendidikan di bidang pembinaan mental yang meliputi Pembinaan Rohani (Binroh), Santiaji dan Santikarma (Ajikarma) dan Pembinaan Tradisi ABRI. Pada perkembangan berikutnya berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 1983 tentang pokok-pokok dan Susunan Organisasi ABRI, Pusbintal ABRI mengalami perubahan organisasi dengan diterbitkannya Surat Keputusan Panglima ABRI Nomor Kep\/01\/P\/1984 tanggal 20 Januari 1984 tentang Pokok-pokok Organisasi dan Prosedur Badan Pelaksana Pusat Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (<strong>Balakpus ABRI<\/strong>).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan adanya perubahan struktur organisasi Pusbintal ABRI, terdapat juga perubahan lingkup tugas Pusbintal, dengan dihapuskannya jabatan Wakapusbintal ABRI dan perubahan lainnya yang meliputi Pembinaan Mental Rohani, Pembinaan Mental Ideologi dan Pembinaan Mental Tradisi dan Kejuangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada akhir tahun 1988 kedudukan Pusbintal ABRI pindah dari Jl. Medan Merdeka Barat No.11 Jakarta Pusat ke kantor yang baru Mabes ABRI Cilangkap Jakarta Timur. Pemindahan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Dandenma Mabes ABRI Nomor R\/Speng.183\/IX\/88\/Den tanggal 15 September 1988 tentang Rencana Operasi Boyong pengamanan pemindahan perkantoran Mabes ABRI ke Cilangkap Jakarta Timur. Pemindahan kantor Pusbintal ABRI secara fisik dilaksanakan pada tanggal 3 Desember 1988.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahun 1999 terjadilah perubahan politik Indonesia dari era Orde Baru ke era Reformasi, bertepatan tanggal 1 April 1999 Organisasi ABRI berubah namanya menjadi TNI. Hal ini dikuatkan dengan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor VI\/MPR\/2000 tentang Pemisahan Tentara Nasional Indonesia dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor VII\/MPR\/2000 tentang peran Tentara Nasional Indonesia dan peran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dengan ketetapan tersebut, Pusbintal ABRI sebagai Balakpus ABRI mengikuti perubahan nama menjadi Pusbintal TNI dan mengalami validasi organisasi jabatan Staf Ahli. Seiring dengan berjalannya Reformasi berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep\/1\/I\/2005 tanggal 5 Januari 2005 tentang Pengesahan Pokok-Pokok Organisasi dan Prosedur Pusat Pembinaan Mental TNI, Bagbintalid Trajuang dipisah kembali menjadi Bagbintalid dan Bagbintaltrajuang. Dengan Keputusan Panglima TNI tersebut, Pusbintal TNI melaksanakan tugas dan kewajiban dengan 4 komponen Bintal yakni komponen Bintalroh, Bintalid, Bintaltrajuang dan Bintalpsi. Eksistensi 4 komponen tersebut dituangkan dalam Peraturan Panglima TNI Nomor Perpang\/1\/I\/2008 tanggal 3 Januari 2008 tentang Petunjuk Induk Pembinaan Mental TNI Pinaka Baladika.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep\/1677\/X\/2009 tanggal 16 Oktober 2009 tentang Pengesahan Hari Jadi, Sesanti dan Lambang (Pusara) <strong>Pusat Pembinaan Mental Tentara Nasional Indonesia <\/strong>(<strong>Pusbintal TNI<\/strong>) ditetapkan pada tanggal<strong> 26 Januari 1970<\/strong>. Dengan Hari Jadi tersebut maka Lambang Kesatuan (Sesanti dan Pusara), memiliki peranan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup bagi suatu kesatuan\/organisasi, karena satuan tersebut akan memiliki landasan yang kuat dalam melaksanakan tugas pokoknya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemudian dalam perjalanannya sampai pada tahun 2020, terjadi validasi organisassi berdasarkan Peraturan Panglima TNI Nomor 23 tahun 2020 tentang Organisasi dan Tugas Pusbintal TNI, tanggal 16 April 2020 baik validasi organisasi ditambahkannya Wakapusbintal dan Sespusbintal menjadi Kabidum serta penambahan Kabidjianbang, Kabidlazada dan Kabid BFK.&nbsp; Adapun validasi ini juga terjadi perubahan nama pada unsur pembantu pimpinan yang semula kepala bagian menjadi kepala bidang. Dalam validasi ini Pusbintal TNI mempunyai dua fungsi yaitu: Fungsi Utama dan Fungsi Khusus.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Fungsi Utama meliputi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Menyelenggarakan Bintal Intregatif TNI, terdiri dari Bintal Rohani, BintalIdeologi, BintalTradisi Kejuangan dan Bintal Psikologi.<\/li>\n\n\n\n<li>Menyiapkan dan mengembangkan materi pembinaan rohani prajurit TNI sesuai dengan ajaran agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha dan Konghucu.<\/li>\n\n\n\n<li>Menyelenggarakan pembinaan materi, sistem dan metode pembinaan mental untuk pembentukan jiwa keprajuritan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan pembinaan mental TNI.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Fungsi Khusus meliputi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Pengkajian dan Pengembangan Bintal TNI. Melaksanakan pengkajian, analisa, evaluasi, penelitian, pengumpulan data dan pengembangan.<\/li>\n\n\n\n<li>Pengelolaan Zakat dan Dana Umat.&nbsp; Menyelenggarakan pengumpulan, pengelolaan serta penyaluran zakat dan dana umat kepada yang berhak menerima.<\/li>\n\n\n\n<li>Pembinaan Bintal Fungsi Komando.&nbsp;&nbsp; Pembinaan mental prajurit yang penyelenggaraan nya menjadi keawjiban dan tanggung jawab Komandan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sedangkan dalam susunan organisasi terjadi penambahan jabatan yang semula hanya Kapusbintal TNI ditambah Wakapusbintal TNI, untuk unsur pembantu pimpinan terjadi perubahan dan penambahan nama jabatan yang semula Sespusbintal TNI diubah menjadi Kabidum serta empat kepala bagian menjadi kepala bidang yaitu Kabidbintalroh, Kabidbintalid, Kabidbintaltrajuang dan Kabidbintalpsi dan penambahan tiga jabatan yaitu Kabidjianbang, Kabidlazada dan Kabid BFK.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pusbintal TNI dari masa ke masa telah menunjukkan pengabdiannya guna mendukung keberhasilan pelaksanan tugas. Implementasi kegiatan pembinaan mental tidak terlepas dari keempat komponen Bintal yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Kegiatan Pembinaan Mental Rohani meliputi Rohani Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha dan Konghucu. Dari pembinaan rohani tersebut diharapan terpelihara keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, ketaatan beribadah dan akhlak mulia\/budi pekerti yang luhur.<\/li>\n\n\n\n<li>Kegiatan Pembinaan Mental Ideologi sebagai salah satu komponen bintal juga memiliki peran yang signifikan dalam menumbuh kembangkan&nbsp; rasa nasionalis yang teraplikasi dalam kecintaan kepada NKRI, soliditas\/persatuan kesatuan dan disiplin\/etos kerja.<\/li>\n\n\n\n<li>Kegiatan Pembinaan Mental Tradisi Kejuangan menumbuhkan jiwa militan yang teraplikasi dalam sikap rela berkorban, pantang menyerah dan keperwiraan.<\/li>\n\n\n\n<li>Kegiatan Pembinaan Mental Psikologi mewujudkan psikis yang sehat dan teraplikasi dalam penyesuaian diri, daya tahan terhadap stress dan integritas budaya satuan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pusat Pembinaan Mental TNI (Pusbintal TNI) sejak awal berdirinya berdasarkan Surat Keputusan Men\/Pangab Nomor Kep-319\/4 Tahun 1966 tanggal 19 April 1966, dibentuklah Lembaga Pembinaan Mental dan Tradisi TNI AD disingkat Lembinmentra TNI AD, dikepalai oleh Mayor Jenderal Dr. Soedjono yang berkedudukan di Jl. Medan Merdeka Barat No.11 Jakarta. Mayor Jenderal Dr. Soedjono Selanjutnya, dalam perjalanannya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-998","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pusbintal-tni.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/998","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pusbintal-tni.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/pusbintal-tni.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pusbintal-tni.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pusbintal-tni.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=998"}],"version-history":[{"count":17,"href":"https:\/\/pusbintal-tni.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/998\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1026,"href":"https:\/\/pusbintal-tni.mil.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/pages\/998\/revisions\/1026"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pusbintal-tni.mil.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=998"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}